Merakit Personal Komputer
MERAKIT SEBUAH KOMPUTER PRIBADI DAN MENGENAL KOMPONEN-KOMPONEN DI DALAMNYA
TEKNIK MEMILIH KOMPONEN – KOMPONEN KOMPUTER
KOMPONEN YANG TERPASANG PADA KOMPUTER
Sebuah komputer merupakan gabungan dari 13 komponen
dimana satu sama lain saling terintegrasi, sehingga jika salah
satu komponen tidak berfungsi, maka komputer tersebut tidak
akan berfungsi dengan baik. Tetapi adakalanya salah satu
komponen tersebut meski tidak berfungsi dengan baik, tetapi
komputer tetap bisa bekerja, hanya pada fungsi komponen
tersebut saja yang tidak dapat digunakan tetapi tidak
mengganggu proses kerja komputer tersebut. Misalnya pada
soundcards, atau modem, meskipun kedua jenis komponen
tersebut tidak dapat dioperasionalkan, komputer tetap dapat
dihidupkan. Tetapi akan berbeda jika komponen yang mati
adalah processor atau RAM atau monitornya.
Untuk merakit sebuah komputer diperlukan komponen – komponen
sebagai berikut :
1. Mainboard
2. Processor
3. RAM (SD RAM/DD RAM)
4. Disk Drive/Floppy disk
5. Hard disk
6. Casing yang memiliki power supply tinggi 240 watt atau lebih
7. CD ROOM/DVD ROOM read or write
8. Speaker
9. Keyboard
10. Mouse
11. Monitor
12. VGA
13. Soundcard
Komponen diatas merupakan komponen standard pada
sebuah PC. Selain itu juga ada komponen optional/pilihan yang
Merakit Sebuah Komputer 821
dapat dipasang untuk melengkapi kebutuhan tersebut, seperti
modem, printer, scanner, network cards dan UPS/Stabilizer.
Untuk mendapatkan satu unit komputer yang bagus dan
murah kita harus pandai-pandai memilih dan memilah produk
mana yang akan dipakai, seperti misalnya MB ada lebih dari 50
macam merk, sedang masing-masing merk mengeluarkan series
yang beraneka ragam. Untuk itu perlu informasi sebelum
memutuskan komponen mana yang akan dipakai.
Berikut ini akan dibahas tentang komponen tersebut juga
pertimbangan-pertimbangan sebelum memutuskan untuk
merakitnya.
- Mainboard (MB)
Banyak pabrik yang menawarkan Main Board dengan segala
kelebihannya, tetapi kita dapat memilih sesuai dengan isi
kantong atau kemampuan dana yang tersedia. Main board yang
beredar di pasaran memiliki variasi yang sangat banyak
ragamnya, sehingga sebelum memilih atau membeli main board
perlu beberapa pertimbangan antara lain:
• Apakah MB tersebut dapat menunjang komponen lain, seperti
VGA, Modem, TV Toner dan lain-lain yang berkaitan dengan
operasional komputer.
• Jika pertimbangan harga, maka fasilitas internal board atau
onboard yang ada di dalamnya sebaiknya yang dipilih. Hal ini
dapat menghemat biaya seperti VGA, Soundcard, Modem dan
LAN cards, tetapi tidak semua jenis MB menggabungkan
fasilitas-fasilitas tersebut dalam satu paket MB.
• Perhatikan berapa banyak slot PCI yang tersedia, apakah ada
atau tidak. Jika komponen onboard mengalami masalah, agar
dapat digantikan dengan komponen eksternalnya.
Pemilihan paket MB yang baik adalah dari produsen yang
menyertakan spesifikasinya, sehingga akan mudah di kemudian
hari jika ingin ditingkatkan kinerjanya.
Perhatikan dalam spesifikasi MB tersebut utamanya pada
kemampuan Processor Support, Memory support, Expansion
Slots, Power Supply & Management, Graphics System, On-board
I/O port , Hardware monitoring dan komponen lain yang tersedia
pada MB tersebut.
Pada keterangan yang diberikan atas MB bersangkutan
adalah pada Processor support hingga xx Gega, dan clock
scheme yang terpasang, juga tentang Memory support juga
dijelaskan jumlah slotsnya dan maksimum memory yang dapat
dipasang.
Tingkat kebutuhan pada komputer sangat bervariasi, namun
pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi kebutuhan untuk
perkantoran dan perorangan. Untuk kegiatan perkantoran terdiri
atas : Kebutuhan untuk database kepegawaian, analisa data
penelitian, dan geographics sedangkan untuk perorangan segi
hiburan lebih dominan. Untuk itu spesifikasi komponen yang
dibutuhkan sangat berbeda.
Untuk komputer perorangan lebih mengutamakan hardware
yang dapat mensuport video graphics dan RAM yang tinggi,
disamping multimedia yang lebih menonjol ketimbang untuk
kebutuhan kantor. Untuk itu MB yang harus dipilih pada
komputer perorangan adalah yang memiliki slot VGA AGP yang
bagus (8 atau 16x), dan memiliki chache memory board tinggi.
- Processor
Semakin tinggi kemampuan processor yang dipilih semakin
mahal harganya. Tidak cukup itu, yang menjadi pertimbangan
adalah apakah MB dapat mensuport? Hal ini jauh lebih penting,
Merakit Sebuah Komputer 823
sebab Main Board adalah yang lebih menentukan. Jenis
processor dimulai dari 8086/8087-XT hingga Pentium IV-2.8 GB
dan banyak produsen yang mengeluarkan produk ini
diantaranya:
Intel Pentium, IBM, AMD, CYRICS dan masih banyak lagi
semua memiliki kelebihan dan kekurangan, juga mempunyai
pasar yang berbeda. Hanya di Asia khususnya di Indonesia
semua produk ini bisa masuk dan diterima.
Intel yang beredar dalam pasaran, banyak ragamnya ada
yang menggunakan BOX atau TRAY (kodian). Jika diperhatikan
ada perbedaan harga meski menurut pengakuan pedagang
kedua barang tersebut tidak berbeda kualitas, alasan mereka
untuk biaya box diperlukan tambahan harga 5 s/d 7 US$.
Pemilihan processor dapat disesuaikan dengan kebutuhan
dasar kita, apakah untuk kegiatan yang memerlukan kecepatan
tinggi atau tidak. Jika kebutuhan terbatas pada kegiatan
administrasi, seperti pengetikan dan pembuatan tabel-tabel
sederhana, maka komputer yang diperlukan tidak lagi yang
berkecepatan tinggi, barangkali cukup Pentium 2 atau 3 saja
bahkan kalau perlu Pentium 1 sudah mencukupi. Terkadang kita
kalau bertanya kepada pedagang mereka memberi saran yang
menyesatkan. Kalau dana yang tersedia cukup tidaklah menjadi
masalah, tetapi kalau dana yang terbatas maka akan mubazir.
Untuk memilih processor, beberapa pertimbangan yang harus
dilakukan yaitu :
• Seberapa besar kebutuhan data yang akan kita olah
• Seberapa lama waktu yang diperlukan untuk
menyelesaikan satu pekerjaan tersebut, dan
• Seberapa banyak dana yang tersedia untuk itu.
- Random Acces Memory (RAM)
Pada awalnya komputer menggunakan SIMM RAM, EDO RAM,
SD RAM, dan pada saat ini DD RAM. Semua ini adalah alat
pemacu proses kecepatan. Pemilihan jenis dan besarnya RAM
juga tergantung dari MB yang ada, apakah dapat mensuport
atau tidak. Setiap MB memiliki batas maksimum dalam
pemakaian RAM. Ini dapat dilihat dari spesifikasi dari MB
tersebut.
RAM yang ada di pasaran sangat bervariasi baik jenis
maupun kemampuan besarnya, demikian juga harga yang
ditawarkan. Dari berbagai macam dan jenis tersebut pada
dasarnya dijamin sepanjang hidup. Ada yang perlu diperhatikan
dalam pemilihan jenis RAM ini, pertama jumlah chipsnya dan
kedua pabrik yang mengeluarkan, sedangkan untuk harga relatif
sama.
Untuk meningkatkan kinerja komputer khususnya yang
aplikasinya berbasis Windows, maka peran RAM sangatlah
menentukan khususnya dalam kecepatan akses program
sehingga dapat menjalankan lebih dari satu perintah program.
Misalnya untuk membuka dua aplikasi sekaligus Word dan Excel
secara bersama-sama, atau mengetik sambil mendengarkan lagu
dan lain sebagainya, maka peran RAM sangat menentukan.
- Disk drive/Floppy disk
Floppy disk banyak macam produknya, tetapi semua memiliki
kemampuan dan harga yang relatif sama. Umumnya floppy disk
ini sebagai alat komunikasi antara satu komputer dengan
komputer lainnya, dimana dengan cepat kita mendapatkan
dokumen dari satu komputer ke komputer lain. Inipun terbatas
pada data 1,4 MB, dan jangan lupa floppy ini sering menjadi
Merakit Sebuah Komputer 825
penyebab terinfeksinya komputer kita karena virus yang
dibawanya dari komputer lain tersebut. Untuk itu proteksi pada
komputer sangat penting, agar dapat menolak masuknya virus
tersebut. Pada saat ini banyak program anti virus yang dapat
dipergunakan, meskipun tidak semua anti virus tersebut
berfungsi dengan sempurna, tetapi sebagai langkah prefentif
perlu dilakukan. Masing-masing anti virus memiliki kekurangan
dan kelebihan.
Oleh karena peranan yang diembannya cukup penting, maka
kesehatan floppy perlu diperhatikan dan dijaga sebaik mungkin.
Cara yang effektif dalam menjaga agar floppy bekerja baik
adalah secara rutin dipakai membaca dan menulis serta
membersihkan dengan menggunakan disk cleaner yang ada.
Sering dijumpai pada saat kita hendak menulis kedalam
floppy, tiba-tiba tidak dapat dilakukan, sehingga diduga flopy
yang rusak, padahal belum tentu. Namun bila pada saat
membaca/menulis data ada suara yang keras atau berisik dari
floppy disk tersebut, berarti floppy tersebut memang rusak.
Sebenarnya banyak kerusakan floppy disebabkan dari disket
itu sendiri yang mungkin dalam kondisi berjamur/berdebu
sehingga debu tersebut menempel pada headnya dan floppy
tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik.
- Hard drive
Hard drive adalah media untuk menyimpan data dan sebagai
sistem untuk menjalankan semua program yang ada pada
computer. Jenisnya sangat banyak dari bermacam-macam
perusahaan hard drive.
Hard disk memiliki keterbatasan waktu pakai, tetapi lamanya
tergantung dari frekuensi pemakaian dalam komputer tersebut.
Jika dinyalakan nonstop 24 jam, maka usia hardisk tersebut
Informatika Pertanian Volume 14, 2005
826
tidak lebih dari 2 tahun atau ekuivalen dengan 6000-7000 jam
saja.
Untuk itu perlu dilakukan pergantian antar waktu, dan jangan
lupa memback-up data yang sudah tersimpan. Hard disk tidak
bisa bisa diperbaiki oleh sembarang orang, hanya pabrik yang
mengeluarkan produk tersebut yang dapat memperbaikinya.
Itupun terbatas pada mekanik, sedang kerusakan yang
diakibatkan oleh sector yang rusak, tidak bisa diperbaiki dan
harus diganti dengan yang baru.
Proses pembuatan hard disk sendiri terdiri atas lapisan
magnetic yang disemprotkan pada bagian permukaan plat
secara halus dengan teknologi tinggi (Susan B. Sasser dkk,
1996). Seperti halnya floppy disk maupun cdroom, maka proses
pembuatan hard disk adalah sama. Jika head floppy disk
bentuknya besar, maka pada hard disk lebih kecil. Disamping itu
setiap piringan pada hardisk harus berputar dengan kecepatan
tinggi, sehingga wajar kalau dalam kurun waktu tertentu harus
diganti dengan yang baru.
Pada hard disk yang berkecepatan rendah (5400 rpm)
biasanya harganya lebih murah dibanding dengan yang
berkecepatan tinggi yaitu 7200 rpm, meski dengan jumlah
kapasitas yang sama. Untuk hard disk yang berkecepatan tinggi
lebih sering dijumpai pada pengguna server untuk jaringan
(Network). Sedang untuk yang berkecepatan rendah biasanya
digunakan pada komputer pribadi dirumah-rumah atau dikantor
yang tidak menggunakan jaringan.
Keuntungan menggunakan yang berkecepatan tinggi adalah
untuk akses program maupun menyimpan data lebih cepat,
tetapi dalam tanda kutip bahwa beda antara keduanya tidak
terlalu mencolok, sehingga tidak dapat dilihat dengan jelas
bedanya.
Seiring dengan teknologi yang berjalan, maka pada produksi
akhir-akhir ini, terutama untuk yang berkapasitas besar, pabrik
berani memberikan garansi 1-2 tahun. Ini cukup beralasan
karena semakin besarnya ruangan yang tersedia, dan dengan
kemajuan teknologi maka kelemahan-kelemahan yang terjadi
sebelumnya dapat diatasi pada saat ini.
Sayangnya tidak semua produsen memiliki iktikat yang baik
dalam mengatasi persaingan, mereka mengabaikan mutu hard
disk yang diproduksinya demi mengejar persaingan harga. Pada
akhirnya konsumen dapat memilih sendiri mana produksi yang
menurut dia baik dan mana yang kurang baik.
Struktur hard disk
Pada dasarnya hard disk yang terpasang memiliki bentuk fisik
yang sama, tetapi yang membedakan adalah kapasitas dan
tingkat kecepatannya. Ini hanya dapat dilihat dari label yang
menyertainya, sepintas memang tidak ada bedanya.
Secara fisik jika hard disk itu dibuka, maka yang terlihat
adalah bentuk lempengan dan dua head yang berada di atas
maupun pada bagian bawahnya, kedua sisi head ini akan
membaca track dan setiap track terdiri atas beberapa sector.
Jadi besar kecilnya hard disk adalah tergantung dari jumlah
lempengan yang ada.
Hard disk yang ada pada saat ini terdiri atas (1) Modified
Frequency Modulation (MFM) dan (2) Run Length Limited (RLL).
Hard disk dengan teknik MFM memakai 17 sektor per track,
sedangkan teknik RLL menggunakan 26 sektor per tracknya
dengan demikian dapat lebih banyak menyimpan informasi juga.
Pada teknik RLL juga diperlukan permukaan yang berkualitas
tinggi.
Pertimbangan untuk memilih hard disk :
1. Sebesar apa data yang akan kita koleksi
2. Sejauh mana kebutuhan kita dalam mengkoleksi data?
3. Komputer yang akan dibeli atau yang kita miliki
mempunyai spesifikasi seperti apa. Ini penting karena
beberapa komputer lama ada keterbatasan dalam
membaca hard disk yang memiliki kemampuan besar
4. Usahakan membeli yang baru, mengingat kekuatan hard
disk sangat ditentukan oleh waktu jam pakai.
- Casing
Casing untuk komputer berprocessor s/d 2 (P II) adalah
model AT. Setelah perubahan tingkatan menjadi P III dan IV
maka casing menyesuaikan powernya dengan menambah
fasilitas dan daya serta design maka menjadi ATX. Perbedaan
pada kedua jenis casing ini adalah pada output power dan jenis
soket untuk menunjang MB yang ada.
Informatika Pertanian Volume 14, 2005
828
Pada beberapa casing yang ada di pasar, penampilan bentuk
sangat banyak variasinya, sehingga menarik bagi pembeli.
Tetapi yang paling penting diperhatikan dalam memilih casing
adalah kekuatan pada power dan jumlah kipas sebagai
pendingin/fan.
Pada saat ini trend casing yang ada di pasar kembali pada
model desktop lagi, dengan variasi lampu dan socket USB yang
dirancang di bagian depan. Penampilan tersebut sangat
menarik dan merupakan bagian dari strategi para produsen
komputer, dengan harga sekitar 300 ribu rupiah.
Pertimbangan sebelum membeli casing :
1. Power supplynya memiliki output berapa Watts
2. Banyaknya kabel output untuk keperluan pendingin dan
jumlah kipas/fan yang terpasang
3. Bentuk dan beberapa animasi/pernak-perniknya.
7. CD ROOM/DVD ROOM Read or Write
Banyak jenis CD DRIVE yang beredar, tetapi prinsip kerjanya
sama, sebagai media baca dan tulis. Untuk media tulis harganya
2 kali dari harga CD DRIVE untuk baca. CD DRIVE dengan
kemampuan baca yang tinggi pada saat ini sudah mencapai 56x,
tidak ada perbedaan yang signifikan antara yang berkecepatan
rendah dengan yang berkecepatan tinggi dalam hal penayangan
gambar maupun lagu. Perbedaan baru terasa dalam hal transfer
data atau pembacaan data saja.
Pada saat ini juga sudah berkembang DVD, baik media baca
maupun tulisnya. Perbedaan yang nyata pada kedua jenis drive
ini adalah untuk DVD tampilan gambar yang dihasilkan cukup
tajam dibanding yang dihasilkan oleh VCD, demikian juga dalam
hal tulisnya, kemampuan DVD jauh lebih besar.
Merakit Sebuah Komputer 829
Pertimbangan pemilihan CD DRIVE :
1. Sebesar apakah data yang akan kita transfer/baca setiap
saat
2. Spesifikasi komputer yang ada
3. Frekuensi pemakaian antara pembacaan data dengan
penggunaan multimedia lebih banyak mana
4. Kondisi dana yang tersedia
5. Merk dan jenis CD DRIVE yang akan dibeli.
8. Speaker
Bagi kita yang senang dan hobi bermain musik maupun game
yang banyak mengeluarkan suara, pilihan speaker menjadi
sangat penting. Pada waktu pertama PC ini ada, keluaran suara
yang dihasilkan sangat kecil, karena menggunakan speaker yang
kecil dan belum ditunjang oleh multimedia. Dengan berjalannya
waktu maka pada era 90an mulai ada soundcard yang
dikeluarkan oleh creative dengan soundblasternya membuat
dunia multimedia semakin marak.
Perkembangannya saat ini semakin canggih, dimana
soundcard yang dilengkapi dengan sub-woofer menjadikan
kualitas suara sangat bagus dan menarik.
Pertimbangan dalam memilih speaker adalah :
1. Besarnya PNPO yang ada pada speaker tersebut
2. Spesifikasi komputer yang dimiliki
3. Ruangan kerja kita, lingkungan sekitarnya, dan
suasananya sehingga tidak mengganggu lingkungan
sekitar.
9. Keyboard
Jenis keyboard pada saat ini mulai dikembangkan dengan
multimedia yang ada, dimana pada keyboard terdapat tomboltombol
multimedia yang dapat digunakan seperti power down,
cd player dan connect internet. Perubahan ini sangat signifikan
pada dunia IT yang terus menerus berinovasi, agar pasar terus
berkembang, dimana sebelum tahun 90an keyboard masih
sangat terbatas fasilitasnya. Saat ini sudah berkembang begitu
pesat, sehinga sampai pada jenis wireless. Untuk keyboard jenis
ini kemampuan tangkapnya pada radius 5-7 m dalam open room
atau ruangan terbuka. Keyboad dan mouse ini (biasanya dalam
Informatika Pertanian Volume 14, 2005
830
satu paket) dapat digunakan untuk presentasi dimana presenter
tidak harus dekat dengan komputer tersebut.
10. Mouse

Mouse juga berkembang dengan pesat, mulai dari yang tanpa
kabel wireless hingga yang berjenis optic. Beberapa perusahaan
ada yang mengeluarkan produk secara 2in1 (yaitu keyboard dan
mouse) ada pula yang mengeluarkan 3in1 yaitu plus speaker.
Dari segi harga memang lebih murah, tetapi ada juga
kelemahannya yaitu pada kualitas suara kurang bagus.
11. Monitor
Jenis monitor yang ada juga mengalami perkembangan
teknologi yang luar biasa, dimana pada awalnya monitor
menggunakan dua warna (B/W) pada saat ini sudah berkembang
hingga LCD. Banyaknya jenis maupun merk yang beredar di
pasaran memudahkan bagi pemakai untuk menyesuaikan tingkat
kebutuhan dan kondisi kantong yang ada. Bagi yang ingin
menikmati tampilan bagus dengan resolusi yang tinggi dapat
menggunakan jenis LCD yang harganya mencapai US$ 495,
sedang bagi yang tidak menuntut hal di atas dapat
memperolehnya dengan harga US$ 88. Untuk ukuran 15” hampir
semua merk seperti LG, SPC, Samsung, GTC, maupun Philips
ditawarkan dengan harga yang relatif sama. Ada pula beberapa
merk monitor yang ada meski dengan kemampuan resolusi sama
menawarkan harga yang lebih rendah seperti Advance, Casper
dan masih banyak lagi.
12. VGA
Graphic adapter ini sering diminati para maniak game,
dimana tuntutan graphic pada jenis permainan tertentu sangat
menuntut tingginya resolusi graphic adapter ini, sehingga tidak
heran harga yang ditawarkanpun sangat tinggi. Untuk ukuran 32
MB saja harganya mencapai 500 ribuan, sementara untuk
kebutuhan normal 8-16 MB harganya berkisar 150-175 ribuan.
Tetapi ini tergantung dari pabrik yang mengeluarkan produk ini.
Produsen pembuat graphics adapter berlomba-lomba dengan
menampilkan kemampuannya, baik yang 3D maupun yang
lainnya. Semua ini adalah untuk mendukung fasilitas komputer
yang ada, tinggal pilihan pada kita seberapa besarkah
Merakit Sebuah Komputer 831
kebutuhan kita akan resolusi tersebut, dan dana yang tersedia
apakah cukup. Jika kebutuhan terhadap pekerjaan yang kita
lakukan tidak menuntut untuk yang tinggi mengapa kita harus
membuang uang, sehingga cukup dengan yang resolusi rendah
saja.
13. Soundcard
Disamping jenis dan kualitas suara yang dihasilkan, bentuk
dan model Soundcard sangat beragam. Bagi yang senang
dengan sound system pilihan output suara menjadi salah satu
pertimbangan untuk menentukan jenis dan harganya. Semakin
bagus kualitas suara yang dihasilkan semakin mahal pula harga
yang ditawarkan. Para vendor telah menciptakan chip ini dalam
satu kesatuan dengan Main Board, sehingga sangat effisien baik
dari segi harga maupun output yang dihasilkan.
Jika semua komponen di atas dirakit menjadi satu unit
komputer yang siap untuk dioperasikan, pastikan bahwa semua
jaringan dan posisi komponen sudah terpasang dengan baik,
jangan sampai ada kabel yang terbalik, karena dapat
mengakibatkan salah fungsi dan terbakar.
CARA MERAKIT KOMPUTER
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
- Penentuan Konfigurasi Komputer
- Persiapan Kompunen dan perlengkapan
- Pengamanan
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
- Komponen komputer
- Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
- Buku manual dan referensi dari komponen
- Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
- Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
- Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
- Penyiapan motherboard
- Memasang Prosessor
- Memasang heatsink
- Memasang Modul Memori
- memasang Motherboard pada Casing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard dan Casing
- Memasang Drive
- Memasang card Adapter
- Penyelesaian Akhir
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
- Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
- Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
- Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot
- Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
- Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
- Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
- Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
- Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
- Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
- sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
- Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
- Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
- Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
- Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
- Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
- Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
- Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
- Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
- Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
- Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
- Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
- Pasang sekerup penahan card ke casing
- Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10. Penyelessaian Akhir
- Pasang penutup casing dengan menggeser
- sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
- Pasang konektor monitor ke port video card.
- Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
- Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
- Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
- Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
- Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
- Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
- Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
- Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
- Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
- Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
Sumber : www.google.com Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
- Penentuan Konfigurasi Komputer
- Persiapan Kompunen dan perlengkapan
- Pengamanan
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
- Komponen komputer
- Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
- Buku manual dan referensi dari komponen
- Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
- Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
- Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
- Penyiapan motherboard
- Memasang Prosessor
- Memasang heatsink
- Memasang Modul Memori
- memasang Motherboard pada Casing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard dan Casing
- Memasang Drive
- Memasang card Adapter
- Penyelesaian Akhir
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
- Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
- Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
- Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot
- Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
- Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
- Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
- Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
- Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
- Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
- sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
- Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
- Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
- Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
- Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
- Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
- Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
- Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
- Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
- Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
- Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
- Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
- Pasang sekerup penahan card ke casing
- Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10. Penyelessaian Akhir
- Pasang penutup casing dengan menggeser
- sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
- Pasang konektor monitor ke port video card.
- Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
- Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
- Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
- Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
- Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
- Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
- Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
- Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
- Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
- Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar